Senin, 06 Februari 2017

Allah ta'ala berfirman:
يَسْأَلُونَكَ مَاذَا أُحِلَّ لَهُمْ قُلْ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ وَمَا عَلَّمْتُمْ مِنَ الْجَوَارِحِ مُكَلِّبِينَ تُعَلِّمُونَهُنَّ مِمَّا عَلَّمَكُمُ اللَّهُ فَكُلُوا مِمَّا أَمْسَكْنَ عَلَيْكُمْ وَاذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ عَلَيْهِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ
"Mereka menanyakan kepadamu: "Apakah yang dihalalkan bagi mereka?" Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik dan (buruan yang ditangkap) oleh binatang buas yang telah kamu ajar dengan melatihnya untuk berburu, kamu mengajarnya menurut apa yang telah diajarkan Allah kepadamu, Maka makanlah dari apa yang ditangkapnya untukmu, dan sebutlah nama Allah atas binatang buas itu (waktu melepasnya). Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah amat cepat hisab-Nya" [QS. Al-Maaidah : 4].
Al-Qurthubiy rahimahullah menjelaskan:
وفي هذه الآية دليل على أن العالم له من الفضيلة ما ليس للجاهل، لان الكلب إذا علم يكون له فضيلة على سائر الكلاب، فالانسان إذا كان له علم أولى أن يكون له فضل على سائر الناس، لا سيما إذا عمل بما علم
"Dalam ayat ini terdapat dalil bahwasannya orang yang berilmu memiliki keutamaan yang tidak dimiliki oleh orang yang jahil (bodoh). Hal itu dikarenakan anjing apabila dilatih, maka ia memiliki keutamaan dibandingkan semua jenis anjing. Maka, apabila manusia memiliki ilmu, maka ia lebih layak dikatakan memiliki keutamaan dibandingkan manusia lainnya (yang tidak memiliki ilmu), lebih khusus lagi apabila ia mengamalkan ilmu yang diketahuinya" [Tafsiir Al-Qurthubiy, 6/65 - syamilah].
So, jangan sampai kita kalah dengan anjing yang terlatih !! 

Ustadz Abul Jauzaa' hafidzahullaah.

0 komentar:

Posting Komentar

Artikel Terbaru

Popular Posts