Jumat, 26 Juni 2015

Copas status facebook
✍ Ustadz Amrullah Akadhinta
Sholat yang cepet -katanya- bagaikan bawa mobil, klo bawa mobil ngebut mesti fokus, tapi klo bawa mobil pelan, biasanya gak fokus, liat kanan-kiri, depan-belakang dan lain-lain.
Analoginya menarik, cuma sayang sedikit keliru, jangan dianalogikan dengan bawa mobil, tapi yang paling tepat dianalogikan dengan mencuri alias nyolong alias maling. Fokus malingnya.
Eits, ini bukan analogi bikinan saya, ini analogi yang disampaikan manusia terbaik yang shalat diwahyukan langsung kepadanya melalui Isra Mi'raj. Simaklah perkataan beliau:

أَسْوَأُ النَّاسِ سَرِقَةً الَّذِي يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ، قَالُوْا: يَا رَسُوْلَ اللهِ وَكَيْفَ يَسْرِقُ مِنْ صَلاَتِهِ؟ قَالَ: لاَ يُتِمُّ رُكُوْعُهَا وَلاَ سُجُوْدُهَا.
“Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari sholat?”. Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan ruku dan sujudnya” (HR Ahmad no 11532, dishahihkan oleh al Albani dalam Shahihul Jami’ 986)

Bahkan beliau berkomentar ketika melihat maling paling jelek ini:

لَوْ مَاتَ هَذَا عَلَى ما هو عليه مَاتَ عَلَى غَيْرِ مِلَّةِ مُحَمَّدٍ
“Kalau orang ini mati dengan kondisi sholat yang demikian, maka dia mati bukan di atas ajaran Muhammad” (Musnad Abu Ya’la No 7184, diriwayatkan oleh ath Thabrani dalam al Kabiir No 3840, dihasankan oleh al Albani dalam Shifat ash Shalah halaman 131)

Di zaman ini, alasannya ditambah lagi, dan gak kalah ajaibnya: bisa ngelipet waktu! Dasar maling, emang banyak alasannya. smile emotikon

0 komentar:

Posting Komentar

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts