Sabtu, 20 Desember 2014

Allāh ﷻ tidak lalai dan tidak tidur, Dia akan membalas orang-orang sombong yang tidak mau menerima nasihat dari al-Qur’an dan as-Sunnah atau bahkan melecehkan keduanya dengan balasan yang setimpal, cepat atau lambat. Oleh karena itu, apabila seorang dari kita pernah menolak kebenaran yang datang dari al-Qur’an dan as-Sunnah, hendaklah ia cepat bertaubat nasuha kepada Allāh ta'ala, agar ia terhindar dari hukuman Allah di dunia dan akhirat.

Berikut ini beberapa contoh hukuman yang Allāh segerakan bagi orang-orang yang sombong. Semoga menjadi pelajaran bagi kita semua.

(1). Tidak bisa mengangkat tangan

Ada riwayat dari Salamah bin al-Akwa’ radhiyallahu 'anhu, bahwasanya ada seseorang yang makan bersama Rasulullah ﷺ dengan tangan kirinya, lalu beliau memberinya nasihat: “Makanlah dengan tangan kananmu.” Orang itu malah menjawab: “Aku tidak bisa.” Beliau ﷺ bersabda: “Sungguh engkau benar-benar tidak akan bisa, tidak ada yang mencegahmu (makan dengan tangan kanan) kecuali kesombongan.” Salamah berkata: “Benar saja, dia tidak bisa mengangkat tangannya ke mulut.” (HR. Muslim)

(2). Ular keluar dari teko

Yang kedua riwayat dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, bahwasanya Rasulullah ﷺ melarang minum secara langsung dari mulut geriba (teko). (HR. al-Bukhari)

Ayyub berkata: “Aku mendapat kabar bahwa ada seseorang yang minum langsung dari mulut teko, tiba-tiba seekor ular keluar dari dalam teko.” (HR. Ahmad)

(3). Jatuh tersungkur dari hewan tunggangan

Ketiga dari Abdurrahman bin Harmalah ia berkata: “Ada seseorang datang menemui Sa’id bin al-Musayyib rahimahullah untuk pamitan pergi haji atau umrah. Ia berkata kepada orang itu (sementara azan sudah dikumandangkan): “Janganlah pergi dulu sebelum mengerjakan salat, karena Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: “Tidak ada yang keluar dari masjid setelah azan dikumandangkan melainkan seorang munafik, kecuali seseorang yang keluar karena ada kebutuhan dan dia ingin kembali lagi ke masjid.”

Ia berkata: “Para sahabatku sudah sampai kota kota Harrah.” Lalu ia pun pergi. Sementara Sa’id terus menyebut-nyebutnya hingga akhirnya dia mendapat kabar bahwa orang tersebut jatuh tersungkur dari hewan tunggangannya hingga kakinya patah. (HR. Abdurrazzaq & ad-Darimi)

(4). Tangan masuk ke dalam dubur

Abu Abdillah Muhammad bin Isma’il at-Taimi berkata ketika menjelaskan sebuah hadis di dalam Shahih Muslim: “Aku pernah membaca suatu hikayat bahwa sebagian pelaku bid’ah ketika mendengar hadis Nabi ﷺ berikut: “Apabila seorang dari kalian bangun tidur, hendaklah ia mencuci tangannya terlebih dahulu sebelum mencelupkannya ke bejana air, sebab ia tidak tahu di mana tangannya bermalam.” (HR. al-Bukhari & Muslim) maka seorang dari mereka berkata seraya mengejek: ‘Saya tahu di mana tanganku bermalam di kasur!!.’ Ternyata pada keesokan harinya orang itu mendapati tangannya masuk ke dalam duburnya hingga sebatas lengan.”

At-Taimi rahimahullahu berkata: “Hendaklah seseorang takut dari merendahkan Sunnah dan hal-hal yang berkaitan dengan wahyu, perhatikanlah bagaimana orang tersebut bisa mendapatkan balasanburuk seperti ini.“ (Bustanul ‘Arifin, an-Nawawi)

Semoga Allāh ﷻ menjauhkan diri kita dari sifat sombong dan semoga Dia menghiasinya dengan sifat rendah hati dan sikap mudah menerima nasihat kebaikan. Āmīn.

Grup WA Majlis Ilmu
ICC DAMMAM

0 komentar:

Posting Komentar

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts