Kamis, 13 November 2014

Sakit merupakan bagian takdir yang telah Allah ta’ala tetapkan pada manusia. Jika hal tersebut menimpa saudara anda, bersegeralah menjenguknya, sebab keutamaannya luar biasa. Berikut di antaranya.
Semoga bermanfaat.

1. Berada Di Dalam Rahmat Allah.

Rahmat Allah subhanahu wa ta'ala begitu luas. Di antara cara menggapainya adalah dengan menjenguk saudara yang sedang sakit. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ عَادَ مَرِيْضًا خَاضَ فِي الرَّحْمَةِ، حَتَّى إِذَا قَعَدَ اِسْتَقَرَّ فِيْهَا.

Siapa yang menjenguk orang sakit, ia akan masuk ke dalam rahmat (Allah), sehingga apabila duduk, ia akan berada di dalam rahmat tersebut. (Sahih riwayat al-Bukhari di al-Adab al-Mufrad)

2. Merupakan Kebun Surga.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ عَادَ مَرِيْضًا لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ.

Siapa saja yang menjenguk orang sakit akan senantiasa berada di kebun surga sampai ia kembali. (HR. Muslim)

Maksudnya, orang yang menjenguk orang sakit akan memanen banyak pahala sebagaimana orang yang berada di kebun surga yang memanen buah-buahan surga.

3. Mendapatkan Doa Kebaikan Dari Malaikat.

Didoakan sesama muslim adalah hal biasa. Namun didoakan malaikat merupakan hal yang luar biasa. Tidak semua kaum muslimin beruntung mendapatkannya. Di antara muslim yang beruntung mendapatkan doa kebaikan dari malaikat adalah seorang hamba yang menjenguk saudaranya yang sakit.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam sabda beliau: “Barang siapa yang mendatangi saudaranya muslim (yang sakit) untuk menjenguknya, ia berjalan di atas kebun surga hingga ia duduk. Apabila ia duduk, rahmat (Allah) akan menyelimutinya. Bila waktu itu pagi hari, tujuh puluh ribu malaikat akan bersalawat kepadanya hingga sore hari, dan bila ia melakukannya di sore hari, tujuh puluh ribu malaikat tersebut akan bersalawat kepadanya hingga pagi hari. (Sahih riwayat Ahmad dll.)
Malaikat bershalawat artinya mendoakan kebaikan bagi mereka.

4. Berbuah Limpahan Pahala Dari Allah.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan: “Sesungguhnya Allah azza wa jalla berfirman pada hari kiamat: “Wahai anak Adam, Aku sakit namun engkau tidak menjenguk-Ku.” Ia berkata: “Ya Rabb, bagaimana aku menjenguk-Mu sementara Engkau adalah Tuhan semesta alam?” Allah berfirman: “Tidakkah engkau tahu bahwa hamba-Ku fulan sakit tapi engkau tidak menjenguknya, tidakkah engkau tahu bila menjenguknya niscaya engkau akan mendapati-Ku berada di sisinya?” (HR. Muslim)

Ulama menjelaskan, hadis ini tidak menunjukkan bahwa Allah ta’ala benar-benar sakit, namun menunjukkan akan kemuliaan dan keutamaan hamba yang menjenguk saudaranya yang sedang sakit. Barang siapa yang menjenguk saudaranya yang sakit ia akan mendapatkan limpahan pahala dari sisi Allah azza wa jalla.

5. Penyebab Masuk Surga.

Berkenaan dengan hal ini Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam mengatakan:

مَنْ عَادَ مَرِيضًا أَوْ زَارَ أَخًا لَهُ فِي اللَّهِ نَادَاهُ مُنَادٍ أَنْ طِبْتَ وَطَابَ مَمْشَاكَ وَتَبَوَّأْتَ مِنَ الْجَنَّةِ مَنْزِلاً.

Siapa yang menjenguk orang sakit atau berkunjung kepada saudaranya karena Allah, akan ada penyeru yang berseru, “Alangkah baiknya dirimu, alangkah baiknya langkahmu, engkau telah menempati tempat tinggal di surga”. (Sahih at-Tirmidzi, no. 1633)

Demikianlah di antara keutamaan menjenguk orang sakit. Semoga menjadi motivasi bagi kita untuk bersegera menjenguk orang sakit.
Semoga Allah memberi kemudahan.
Aamiin.

Grup WA Majlis Ilmu
ICC Dammam

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts