Sabtu, 28 Juni 2014

Oleh: Ustadz Badrusalam, Lc hafidzahullaah

Rasulullah  ﷺ  bersabda: "Barangsiapa mentaatiku berarti telah mentaati Allah, barangsiapa menentangku berarti telah menentang Allah, barangsiapa menaati pemimpin umatku berarti telah menaatiku, dan barang siapa menentang pemimpin umatku berarti telah menentangku." (HR. Bukhari Muslim)

Imam Ibnu Abil Izz berkata, "Dalil-dalil dari al Qur'an, sunnah & ijma' salaf menunjukkan bahwa seorang penguasa, imam shalat, hakim, komandan perang & petugas zakat itu wajib ditaati semua keputusannya yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat ijtihadi. Penguasa tidak berkewajiban untuk mentaati rakyat dalam masaalah-masaalah ijtihadiyah. Bahkan kewajiban rakyat adalah mentaati penguasa dan meninggalkan pendapatnya demi pendapat yang dipilih penguasa. Karena sesungguhnya manfaat persatuan dan kesatuan dan bahaya perpecahan dan perbedaan itu lebih penting daripada ngotot dalam masalah-masalah ijtihadiyah". (Syarh Thahawiah hal 376).

Wahai saudaraku..
Bersatulah dan jangan berpecah belah..
Ikutilah pemerintah dalam hal ini dan itu lebih selamat bagimu..

Sungguh..
Rabb-mu menyuruhmu untuk ta'at kepada pemerintah muslim, selama dlm perkara yang ma'ruf..
Di dalamnya hikmah persatuan adalah lebih utama..
Yg jika seandainya pemerintah salah dalam hal ini; maka dosanya untuk mereka..
Sedangkan engkau lebih selamat karena mengikuti perintah Rabb-mu..
Itulah hujjahmu kelak ketika berdiri dihadapan-Nya..

Rasulmu ﷺ bersabda:
"Dengar dan taatlah (kpd penguasa). Karena yang jadi tanggungan kalian adalah apa yg wajib bagi kalian, dan yang jadi tanggungan mereka adalah yang wajib bagi mereka" (HR. Muslim 1846)

"Sholatlah kalian bersama imam, jika sholat imam itu benar, kalian mendapat pahala. Jika sholat imam itu salah, kalian tetap mendapat pahala dan sang imam yg menanggung kesalahnnya." (HR. Bukhari no. 662)

Sedangkan..
Jika engkau ikut Ormas yg menyelisihi pemerintah ; kemudian ternyata mereka salah dalam perhitungannya..
Apa jawabmu kelak?
Sungguh tanggung jawab itu benar-benar akan ada sepenuhnya di pundakmu..

والله أعلم بالصواب

Dari grup WA Bersemilah Ramadhan,
Ust Aan Chandra Thalib hafidzahullaah..

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts