Kamis, 08 Mei 2014

Pengajian Muslimah: Ciri-ciri Istri Sholihah - 
Ustadz Firanda Andirjaحفظه الله تعالى

1). Istri yang sholihah taat pada suami. Dalam hal melayani suami, khususnya dalam memenuhi hasrat suami. Hasrat suami adalah kewajiban yang harus segera ditunaikan. Jika seorang suami mengajak sang istri ke ranjang, sang istri harus segera memenuhinya. Kecuali ada halangan yang bersifat syar’i.

2). Istri yang sholihah tidak membantah perintah suami selama tidak bertentangan dengan syariat. Seperti halnya ketika ada beda pendapat antara suami dan istri, karena suami sebagai pemimpin, suami lah yang berhak berkeputusan. Sang istri boleh memberi masukan, tapi keputusan akhir tetap keputusan suami. Ketika seorang istri bisa taat pada suami, tentu akan sangat disukai oleh Allah subhanahu wata’ala.

3). Istri yang sholihah berusaha untuk tidak bermuka masam di hadapan suami. Apa lagi ketika suami tidak bawa uang, muka nya jadi masam, bukannya muka nya harusnya berseri-seri? Dalam hal ini, perkara yang penting adalah ketika istri mendapat ridho dari suaminya. Bermanis muka di hadapan suami adalah ibadah.

4). Istri yang sholihah berusaha memilih kata-kata yang terbaik saat berbicara dengan suaminya. Sebagai seorang istri hendaknya memilih kata-kata yang indah dan membuat hati suami senang. Jangan sampai menyakiti hati suami. Jangan sampai salah omongan sehingga terkesan merendahkan suami,atau pun suami merasa dibandingkan dengan suami orang lain. 

5). Istri yang sholihah tidak memerintahkan suami untuk melakukan pekerjaan wanita seperti mencuci, menyapu, dan mencebok anak. Sebisa mungkin untuk tidak menyuruh suami, kecuali dalam keadaan darurot yang benar-benar membutuhkan bantuan suami. Seharusnya sang istri bisa menghargai suami, yang sudah berlelah-lelahan di luar rumah untuk mencari nafkah. Seharusnya, saat di rumah, suami full dimanjakan ♥ ^^

6). Istri yang sholihah keluar rumah hanya dengan ijin suami. Sempatkan untuk mengabari suami melalui sms atau telfon untuk meminta ijin. Tatkala ketika istri menghargai suami, tentu suami akan bahagia dan senang ketika diperlakukan demikian. Memang ini perkala sepele, namun ini sangat bisa membuat suami bahagia. Suami itu butuh seorang istri yang dapat menghargai kehadirannya. Hal ini yang semakin membuat suami, makin sayang & cinta kepada istrinya.

7).Istri yang sholihah berhias hanya untuk suami. Perhatikan wangi tubuh tatkala dihadapan suami. Pakai parfum di rumah, jangan untuk orang lain sehingga menjadi santapan mata jelalatan di luar sana. Nah! Suami akan senang ketika istri mau berhias dan mampu memanjakan suami. Menghias diri, membersihkan tempat tidur, memilih sprei tempat tidur yang nyaman supaya suami betah di rumah. Ketika suami betah di kamar, istri insyaa Allah dapat pahala dari sisi Allah subhanahu wata’ala. Perhatian terhadap suami adalah perkara yang penting. Niatkan saya berhias, merapikan tempat tidur, memasak yang enak untuk ibadah karena Allah subhanahu wata’ala.   

8). Istri yang sholihah menuruti perkataan suami tatkala tidak diijinkannya orang lain untuk bertamu ke dalam rumah tanpa seijin suami. Misalnya suami mengatakan saya tidak suka dengan Ummu Fulanah, turutilah. Tidak usah banyak membantah. Jika istri membangkang tentu akan menyakiti hati suami. 

9). Istri yang sholihah mampu menjaga waktu makan dan waktu istirahatnya suami. Alangkah indahnya, ketika istri menanyakan suami, esok hari ingin makan apa mas? Betapa senangnya hati suami. Ketahuilah makanan favorit-nya suami. Berusahalah mesra kepada suami. Manjakan dia. Pahamilah jadwal makan suami, jangan sampai terlambat. Perhatikan waktu istirahat suami, jangan sampai terganggu, sehingga membuat suami tidak fit. 

10).Istri yang sholihah hendaknya menghormati mertua serta kerabat suami. Terutama ibunya suami, dan tidak menutup kemungkinan terjadi cek cok antara ibu mertua dan menantu. Apa lagi ketika seorang menantu yang tinggal serumah dengan mertua. Rawan perkelahian, maupun perdebatan. Masalah cek cok ini pada dasarnya yang memiliki peran atau islah adalah suami tersebut dalam berperan untuk mendamaikan.

11) Istri yang sholihah berusaha untuk menenangkan hati suami karena galau. Berusaha tenangkan hati suami saat pulang ke rumah ketika sedang emosi saat menghadapi Si Fulan. Katakan, sabar mas.. Mas harus sabar.. Redamlah hati suami. Seperti yang dilakukan Khadijah kepada Rasulullah.

12). Istri yang sholihah segera minta maaf ketika berbuat salah, dan tidak menundanya. Jangan angkuh, dan gengsi untuk minta maaf. Jangan sampai sebagai seorang istri ngambek dengan suami. Segeralah minta maaf, dan cium tangannya dengan sungguh-sungguh.

13). Istri yang sholihah mencium tangan suami saat suami hendak bekerja maupun pulang bekerja. Memijit suami setelah pulang kerja. Maa Syaa Allaah. Hilang penatnya, ia pun makin sayang dengan istri ^^

14). Istri yang sholihah mau untuk diajak suami untuk sholat malam, bahkan lebih baik lagi ketika seorang istri mau membangunkan suami untuk sholat tahajudd. Menjadikan akhirat sebagai tujuan utama dalam kehidupan rumah tangga. Intinya saling mengingatkan untuk melakukan ibadah tahajjud.

15). Istri yang sholihah berusaha menutup aib suaminya maupun aib rumah tangga, khususnya perkara rahasia mereka saat di ranjang. Tidak perlu di umbar kemana-mana. Cukup mereka dan Allah yang tahu.

16). Istri yang sholihah tidak membentak dan berkata keras di hadapan suami. Berlemah lembutlah wahai istri..

17). Istri yang sholihah baiknya selalu menerima rezeki yang diberikan Allah dan bersifat qona’ah terhadap apa yang diberikan suami. Selalu bersyukur dengan apa yang dimiliki.

18). Istri yang sholihah tidak menunjukkan kesedihan saat suami sedih, namun juga sebaliknya saat suami gembira istri malah sedih. Intinya istri hendaknya pandai mengkondisikan diri mengikuti alur hati suami.

19). Istri yang sholihah berusaha memperhatikan apa yang disukai suami dalam segala hal. Misal membeli pakaian tidur sesuai selera suami. Mas, kamu senangnya saya berbaju warna apa? ;p Menjaga kebersihan diri saat ingin dekat-dekat dan bermanja-manja dengan suami. 

20).Istri yang sholihah akan pandai dalam membelanjakan uang pemberian suami, prinsip skala prioritas, tidak boros, dan jangan menggampangkan hutang. Harta suami adalah amanah dan istri akan diminta pertanggungjawaban Allah tentangnya.

21). Istri yang sholihah tidak menceritakan kecantikan wanita lain di depan suami. Sehingga membuat suami membayangkan kecantikan wanita lain. Ini hukumnya haram. nah! kudu waspada nih para istri.

22). Istri yang sholihah berusaha menasihati suami saat terjerumus dalam kemaksiatan. Mengingatkan dalam kebaikan.

23). Istri yang sholihah berusaha untuk menjaga pandangannya, bahwa seorang istri hanya fokus dengan ketampanan suaminya saja. Dilarang memperbincangkan ketampanan lelaki lain. its a BIG NO NO!

24). Istri yang sholihah lebih suka menetap di rumah. Boleh keluar rumah jika benar-benar dibutuhkan. Tetaplah kalian di rumah kalian dan juga seorang wanita semakin baik sholat di rumah daripada di masjid.

25). Istri yang sholihah jika suami melakukan kesalahan, mereka tidak mengingkari ataupun tidak melupakan kebaikan-kebaikan suami. Jangan kufur terhadap kebaikan suami.

Sudah berapa banyak ciri-ciri yang sudah dimiliki para istri??? Kita semua berharap agar rumah tangga semuanya bahagia, harmonis, selamat dunia dan akhirat. Pada akhirnya dapat berkumpul kembali di Jannah-Nya kelak. Aamiin.. 

Demikian diantara faedah dari rekaman kajian ust Firanda Andirja tentang Ciri-ciri Istri Shalihah. Sebagai muslimah, yuk kita terus memperbaiki diri. Ingin download kajian tersebut, klik http://bitly.com/XK6Zuy
http://rizqoo.blogspot.com/2013/01/ciri-ciri-istri-sholihah.html

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts