Sabtu, 05 April 2014

"Tok tok tok tok... Pak Wo nih ada sesuatu, jangan lupa besok coblos no. 100"
Pak wo kaget, pagi-pagi buta ada yng gedor pintu langsung kasih amplop yg berisi beberapa lembar duit.

Oh ini toh yg namanya "serangan fajar"

Fenomena ini banyak kita dapati menjelang pemilihan lurah, bupati, walikota, gubernur, bahkan untuk pemilu saat ini..

Inilah potret masyarakat kita, yang katanya membangun negeri ttpi diawali dengan kemaksiatan yaitu dg suap..

Jika anda menerima sesuatu dr seorang caleg atau apalah...untuk diminta mencoblosnya, hati-hati itu riswah/suap

Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata,

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الرَّاشِىَ وَالْمُرْتَشِىَ.

“Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam melaknat orang yang memberi suap dan yang menerima suap”.
(HR. Abu Daud no. 3580, Tirmidzi no. 1337, Ibnu Majah no. 2313. Kata Syaikh Al Albani hadits ini shahih). Dalam riwayat yang lain Nabi melaknat al Ra-isy (الرَّائِشَ) yaitu penghubung antara penyuap dan yang disuap (HR. Ahmad 5/279).

Sumber FP : Moslem Channel

0 komentar:

Posting Komentar

Arsip

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts