Kamis, 16 Januari 2014


Ummu ‘Abdillah Bintu Daniel

Kisah ini disampaikan oleh seorang guru Qur`an Doktorah Raawiyah.

Sebelum mengakhiri pelajaran seperti biasa beliau selalu menyelipkan beberapa nasihat,tapi kali ini nasihatnya adalah kisah nyata yang terjadi di Riyadh.
“Yaa Akhwaat apa telah sampai berita kepada kalian tentang penculikan seorang gadis mutawasithah (SMP) sepekan lalu?”
Dan tidak ada satu pun dari kami mengetahui berita tersebut…

“Baiklah yaa Akhwaat, akan ku ceritakan kepada kalian bagaimana itu terjadi…

Siang ba’da Dzuhur si gadis pulang sekolah, karena jarak sekolah dan rumahnya dekat seperti biasadia memilih jalan kaki. Ternyata kebiasaannya pulang sekolah dengan berjalan kaki ini sudah lama
diketahui oleh seorang pemuda.
Maka terbersitlah dalam pikirannya untuk menculik gadis tersebut…

dan… berhasil!!!

Tak seorang pun yang melihatnya ketika menyekap si gadis dan memasukkannya ke “syanthoh
sayyarah” (bagasi mobil) kemudian menguncinya…
Sang pemuda membawa gadis malang itu ke daerah Tsumamah.
Kalian sendiri tau Tsumamah di waktu siang seperti itu?! Ada siapa disana?! Bisa dipastikan hanya
orang kesasar ataw tidak punya pekerjaan yang ada disana di waktu siang. Hanya Allah yang tau apa
yang hendak diperbuat pemuda tersebut terhadap si gadis.Turunlah si pemuda dengan dengan kunci
di tangannya,ingin cepat2 melihat “hasil tangkapannya”. Dengan gembira dimasukkannya kunci dan
diputarnya, tapiii… ada apa???
bagasi tidak bisa terbuka???

Dicobanya terus dan teruuus…..

Tapi…

Percuma, adzan ashar sudah berkumandang…
Sang pemuda sudah mulai dihinggapi rasa takut dan “heran” yang sangat…
Bisa-bisa si gadis mati karena tidak menghirup udara,maka dicobanya lagi dan lagi…
Sang pemuda sudah putus harapan, bagasi tetap terkunci rapat.
Sementara malam sudah membayangi…
Dengan perasaan takut dan pasrah sang pemuda memacuh mobilnya ke bengkel terdekat, berharap
disana ada jalan untuk membuka bagasi mobilnya dan menyelamatkan nyawa si gadis..
.Di bengkel hal yang sama terjadi. Semua cara sudah dilakukan oleh pekerjanya…
Terakhir sang pemuda memanggil polisi dan melaporkan hal tersebut. Sekarang yang ada dalam
pikirannya hanya bagaimana supaya gadis itu bisa diselamatkan…

Oleh polisi diputuskan supaya bagasi dilubangi dengan di las, tapi ajaib….,
las pun tidak mampu Melubangi bagasi…
Maka semua sepakat memanggil seorang Mutawwa’(Syaikh).
Oleh Syaikh bagasi dibacakan ayat-ayat
ruqyah kemudian dibuka dengan kunci…
Ajaib…, sekali putar bagasi langsung terbuka…
Dan didapati si gadis dalam keadaan selamat dan tidak terjadi apapun atas dirinya…

Subhanallah…

Tercenganglah semua orang dibuatnya…
Maka Syaikh bertanya kepadanya : ‘Wahai bint… ceritakanlah kepada kami apa yang telah engkau
lakukan sampai Allah menjagamu dengan penjagaan seperti ini?’
Jawabnya singkat :‘Sesungguhnya aku tidak pernah meninggalkan Dzikir Pagi dan Petang’."

Subhanallah…

Kami takjub dengan kisah ini. Nasehat Doktorah Raawiyah: “Lihatlah yaa Akhwaat…
bagaimana dzikrullah menjadi sebab pertolongan Allah yang AJAIB bagi hamba-hambaNya…
Maka jangan pernah tinggalkan Dzikir pagi dan petang sesibuk apapun kalian…”

Semoga kisah ini bisa menjadi cambuk bagi kita untuk senantiasa berusaha mengamalkan dzikir pagi
dan petang dan tidak lagi menyia-nyiakannya..

Dan hanya kepada Allah lah kita memohon Taufiq dan Hidayah.💖

0 komentar:

Posting Komentar

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts