Senin, 12 Agustus 2013


Kata-kata hikmah mengatakan, “Barangsiapa tidak mensyukuri nikmat, ia terancam kehilangan nikmat itu. Dan barangsiapa mensyukurinya berarti ia telah mengikatnya dengan ikatan yang kuat.”

Rabb kita menyeru:

 لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim : 7)

Diantara nikmat Allah Ta’ala yang paling agung dalam kehidupan ini adalah dikaruniai anak sang buah hati. Memiliki anak adalah karunia dan hadiah dari Allah. Allah Ta’ala berfirman :
  

لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثاً وَيَهَبُ لِمَن يَشَاءُ الذُّكُورَ – أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَاناً وَإِنَاثاً وَيَجْعَلُ مَن يَشَاءُ عَقِيماً إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ

Kepunyaan Allahlah kerajaan langit  dan bumi. Dia menciptakan apa yang dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak laki-laki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugrahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa yang dikehendakiNya), dan menjadikan mandul kepada siapa yang dikehendaki.  Sesungguhnya Dia maha Mengetahui dan Maha Kuasa.” (QS. Asy Syuura : 49 - 50)


Apalagi anak-anak yang shalih. Mereka adalah kekayaan yang tak ternilai harganya. Mereka adalah pembawa bahagia, pelipir lara dan penolong bagi kedua orang tuanya.

Namun, masih banyak orang tua yang belum merasakan anak sebagai sebuah anugerah. Mungkin saja kita termasuk orang tua yang belum bersyukur. Hingga keluh kesah begitu kerap terlontar dari lisan ini. Masih lagi diiringi kekesalan dan rasa tidak puas dalam hati.

Jika demikian, mari kita sama-sama melihat. Di luar sana...

Ternyata begitu banyak pasangan yang lelah berharap untuk memiliki momongan, namun Allah Ta'ala belum berkenan memberikan anak kepada mereka. Padahal semua yang disarankan orang sudah dilakukan, dan siang malam doa mereka dipanjatkan.

Di tempat lain banyak pula orang tua yang harus kehilangan anak yang sangat dikasihinya, pergi untuk selamanya. Anak yang semula sempurna tiba-tiba menjadi cacat karena suatu bencana. Atau anak yang semula sehat tiba-tiba tergeletak karena suatu penyakit kronis yang tak pernah diduga sebelumnya.

Dari sana kita sadar...

Anak kita adalah anugerah besar. Syukurilah nikmat ini, semoga rasa syukur itu semakin mempertebal kesabaran kita dalam mengasuh dan mendidik mereka. Semakin memperbesar harapan kita semoga mereka tumbuh menjadi anak shalih yang menabur kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.


  رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

"Ya Rabb kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
(QS. Al-Furqon : 74)

Semoga bermanfaat,
Wa shallallahu wasallama 'alaa nabiyyinaa Muhammad,

Kota Zamrud Khatulistiwa,
Bontang, 06 Syawwaal 1434 H

(Dinukil dari buku Panduan pendidikan Anak Muslim Dari A-Z, Mencetak Generasi Rabbani, Pustaka Darul Ilmi, Buah Pena : Ustadzah Ummu Ihsan Choiriyah & Ustadz Abu Ihsan al-Atsary hafidzhahumallaah)


0 komentar:

Posting Komentar

Arsip

Radio Dakwah

Kunjungan

Artikel Terbaru

Popular Posts